Berkurangnya daya resap tanah akibat pembangunan dan sampah organik yang tidak terkelola meningkatkan risiko banjir di kawasan permukiman. Data KLHK (2024) menyebut lebih dari 60% wilayah perkotaan mengalami penurunan resapan air.

Program Biopori mengajak masyarakat membuat lubang resapan (diameter ±10 cm, kedalaman 80–100 cm) yang diisi sampah organik untuk meningkatkan daya serap tanah sekaligus menghasilkan kompos.
Jan–Mar 2026, program ini telah:
- Membuat 350 lubang biopori
- Mengurangi genangan hingga 30%
- Mengolah 1,2 ton sampah organik

Dokumentasi: pelatihan warga, pembuatan lubang, pengisian sampah, dan monitoring hasil di lapangan.
Sumber: KLHK (2024), BNPB (2025), laporan program (2026)
Mari bantu hadirkan 1 lubang biopori yang menyerap hingga 60 liter air/jam.
Ayo dukung sekarang dan jadi bagian dari solusi lingkungan!
Cara Pemesanan
- Pilih paket layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda
- Isi data diri: nama lengkap, email, dan nomor telepon
- Lakukan pembayaran sesuai instruksi
- Tim kami akan menghubungi Anda untuk proses selanjutnya
Catatan:
Harga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik serta lokasi pelaksanaan program.
Jika ada pertanyaan lebih llanjut hubungi : +62 819-1665-5566